Minggu, 08 Oktober 2017

Jenis - Jenis Komunikasi

JENIS - JENIS KOMUNIKASI

Nama :  Ayidul Ahmad B
Npm  :   1214862
Kelas :   4EA40


I. Komunikasi Menurut Penyampaiannya 

    Sebagai makhluk sosial berkomunikasi dengan sesama merupakan kebutuhan kita semua. Namun tidak semua orang trampil dalam berkomunikasi, oleh karena itu kita harus memperhatikan cara menyampaikan informasi. Komunikasi menurut penyampaiannya dibagi menjadi dua cara, yaitu :
a. Komunikasi Lisan
    Komunikasi lisan juga dibedakan menjadi dua, yaitu secara langsung dimana masing-masing pihak bertatap muka, tanpa dibatasi oleh jarak, dan secara tidak langsung dimana komunikasi dilakukan menggunakan telepon dan sebagainya.
b. Komunikasi Tertulis
    Komunikasi tertulis dapat berupa :
    -       Surat, untuk menyampaikan pesan yang singkat, jelas, dan memiliki maksud tertentu.
    -       Naskah, untuk menyampaikan berita yang rumit.
    -       Blangko, untuk mengirimkan berita yang berupa daftar.
    -       Foto atau gambar, untuk mengirimkan berita yang tidak dapat ditulis dengan kata-kata.
    -       Spanduk, untuk menyampaikan berita kepada masyarakat secara lebih luas.
II. Komunikasi Menurut Kelangsungannya 
     Komunikasi menurut kelangsungannya dibedakan menjadi dua , yaitu :
     a. Komunikasi langsung, dimana prosesnya dilakukan tanpa perantara orang ketiga dan tidak dibatasi jarak.
     b. Komunikasi tidak langsung, dimana prosesnya dilakukan oleh bantuan orang ketiga maupun media sebagai alat bantu.
III. Komunikasi Menurut Perilaku 
       Komunikasi ini dipengaruhi oleh posisi atau jabatan seseorang. Komunikasi menurut perilaku dibagi menjadi :
a.    Komunikasi formal, yang diatur tata caranya oleh struktur organisasi, misalnya rapat kerja, seminar dan sebagainya.
b.    Komunikasi informal, komunikasi yang tidak resmi antara anggota organisasi, misalnya kabar burung, desas desus, dan sebagainya.
c.    Komunikasi nonformal, sifatnya formal dan informal, berhubungan dengan pelaksanaan tugas yang bersifat pribadi, misalnya ulang tahun perusahaan dan sebagainya.
IV. Komunikasi Menurut Maksudnya 
      Komunikasi akan terlaksana tergantung oleh inisiatif komunikator, oleh karenanya maksud dari komunikasi tersebut ditentukan oleh komunikator tersebut. Komunikasi menurut maksudnya dibagi menjadi, berpidato, memberi ceramah, memberi prasaran, wawancara, dan memberi perintah atau tugas.
V. Komunikasi Menurut Ruang Lingkup 
    Maksud dari ruang lingkup disini adalah batasan jenis komunikasi, dan komunikasi menurut ruang lingkup dibagi menjadi :
a.  Komunikasi Internal
    Komunikasi ini berlangsung diantara sesama anggota organisasi atau perusahaan dilingkungan organisasi atau perusahan tersebut.
    Komunikasi internal terbagi menjadi tiga, yaitu :
1)    Komunikasi vertikal, komunikasi yang berlangsung berasal dari atasan kepada bawahan, contohnya seperti teguran, perintah, dan sebagainya.
2)    Komunikasi horisontal, komunikasi yang berlangsung pada orang-orang yang kedudukannya sejajar.
3)    Komunikasi diagonal, komunikasi yang berlangsung pada kedudukan yang tidak sejajar.
b.  Komunikasi Eksternal
     Komunikasi yang dilakukan oleh pihak organisasi dengan pihak luar. Seperti eksposisi, pameran, promosi,konperensi pers, siaran tv, bakti sosial, dan sebagainya, dengan tujuan mendapat kepercayaan, bantuan atau kerjasama masyarakat.
VI. Komunikasi Menurut Aliran Informasi 
      Informasi merupakan muatan penting dalam komunikasi karena arah informasi yang menentukan komunikasi apa yang terjadi. Komunikasi menurut aliran informasi dibagi menjadi :
a.    Komunikasi satu arah
Komunikasi yang berlangsung dari satu pihak dalam keadaan mendesak karena telah diatur oleh sistem, misalnya menjaga kerahasiaan dan kewibawaan pemimpinnya.
b.    Komunikasi dua arah
Dalam komunikasi ini terjadi timbal balik agar kedua belah pihak puas dan untuk menghindari kesalahpahaman.
c.    Komunikasi ke atas
Komunikasi dari bawahan ke atasannya.
d.    Komunikasi ke bawah
Komunikasi dari atasan ke bawahannya.
e.    Komunikasi kesamping
Komunikasi antara orang-orang yang kedudukannya sejajar.
VII. Komunikasi Menurut Jaringan Kerja 
        Komunikasi yang terjadi dalam organisasi atau perusahaan ditetapkan oleh jaringan kerja. Menurut jaringan kerjanya komunikasi dibagi menjadi :
a.    Komunikasi jaringan kerja rantai, komunikasi ini mengikuti pola komunikasi formal.
b.    Komunikasi jaringan kerja lingkaran, komunikasi ini lebih singkat dan kebalikan dari komunikasi jaringan kerja rantai.
c.    Komunikasi jaringan bintang, saluran komunikasi ini lebih pendek dan hanya melalui satu sentral.
VIII. Komunikasi Menurut Peranan Individu 
         Komunikasi yang terjadi antara seseorang pada pihak lain, keberhasilan proses komunikasinya dipengaruhi oleh peran individu tersebut. Beberapa macam komunikasi menurut peranan individu,yaitu :
a.    Komunikasi antara individu dengan individu lain
Pada komunikasi ini komunikator harus mampu mempengaruhi perilaku individu lainnya, baik secara formal atau nonformal.
b.    Komunikasi antara individu dengan lingkungan yang lebih luas
Individu dalam komunikasi ini mampu mengadakan hubungan dengan lingkungan yang lebih luas.
c.    Komunikasi antara individu dengan dua kelompok atau lebih
Individu harus mampu menjadi perantara antara dua pihak maupun lebih.
IX. Komunikasi Menurut Jumlah Pelaku Dalam Komunikasi tersebut 
Menurut jumlah pelaku komunikasinya komunikasi dibagi menjadi :
a.   Komunikasi perorangan
      Komunikasi ini dapat dilakukan secara langsung atau melalu telepon antara perorangan yang bersifat pribadi.
b.   Komunikasi kelompok
      Komunikasi ini lebih terbuka dan terjadi antara kelompok mengenai kepentingan banyak orang.Komunikasi ini lebih terbuka dan terjadi antara kelompok mengenai kepentingan banyak orang.

Komunikasi Dalam Organisasi

KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI

Nama  : Ayidul Ahmad B
Npm   :  11214862
Kelas  : 4EA40
A.    Pola Komunikasi Dalam Bisnis
Terdapat berbagai macam pola komunikasi dalam bisnis, diantaranya :
1.) Komunikasi berdasarkan bentuk
    a. Komunikasi langsung
        Komunikasi langsung adalah komunikasi yang tanpa menggunakan alat untuk berkomunikasi, contohnya berbicara langsung kepada lawan bicara.
    b. Komunikasi tidak langsung
        Komunikasi tidak langsung kebalikannya dengan komunikasi langsung yaitu menggunakan alat dan bisa menggandakan jumlah penerima pesan, contohnya siaran radia dan televisi.
2.) Komunikasi berdasarkan sasarannya
    a. Komunikasi massa
        Adalah komunikasi yang sasarannya kelompok dalam jumlah besar.
    b. Komunikasi kelompok
        Adalah yang sasarannya sekelompok orang yang jumlahnya tidak terlalu banyak dan merupakan   komunikasi langsung. 
    c. Komunikasi perorangan
        Adalah komunikasi dengan tatap muka langsung atau via telepon dengan perseorangan.
3. Komunikasi berdasarkan arah pesan
    a. Komunikasi satu arah
        Komunikasi yang disampaikan oleh sumber kepada penerima yang tidak dapat memberikan umpan balik atau bertanya, contohnya radio.
    b. Komunikasi timbal balik
        Komunikasi yang disampaikan langsung pada penerima nya dan penerima dapat memberikan umpan balik.
B.     Mengelola Komunikasi Bisnis 
 Mengelola atau proses organisasi terdiri dari 2 jenis, yaitu :
1. Komunikasi internal
    Proses komunikasi internal ini maksudnya komunikasi yang terjadi dalam ruang lingkup suatu organisasi tertentu. Ada 4 bagian dalam komunikasi internal, yaitu :
    a. Downward communication (komunikasi dari atas ke bawah)
    b. Upward communication (komunikasi dari bawah ke atas)
    c. Horizontal communication (komunikasi sesama)
    d. Interline communication (komunikasi lintas saluran)
2. Komunikasi eksternal
    Komunikasi yang terjadi diluar ruang lingkup organisasi dengan masyarakat umum atau orang lain. Ada 2 jenis komunikasi eksternal, yaitu :
    a. Komunikasi dari organisasi kepada masyarakat
    b. Komunikasi dari masyarakat ke organisasi
C.     Masalah Komunikasi Dalam Organisasi
Djoko (1999) menyatakan bahwa komunikasi yang tidak efektif kemungkinan besar disebabkan oleh adanya kesalahpahaman dalam berkomunikasi. Dan Djoko pun menyatakan penyebab komunikasi tidak efektif adalah :
1.      Masalah dalam mengembangkan pesan
Masalah ini didasarkan pada keragu-raguan tentang isi pesan yang ingin disampaikan. 
2.      Masalah dalam menyampaikan pesan
Hambatan yang paling sering muncul pada proses berkomunikasi adalah masalah penyampaian pesan yang pada umumnya timbul karena disebabkan fakor fisik.
3.      Masalah dalam menerima pesan
Masalah yang biasanya muncul adanya perbedaan antara suara dan penglihatan yang pengirim lakukan dalam berkomunikasi.
4.      Masalah dalam menafsirkan pesan
Terjadi biasanya karena perbedaan latar belakang yang menimbulkan kesalahpahaman penafsiran.

Peranan Komunikasi Dalam Dunia Bisnis

PERANAN KOMUNIKASI DALAM DUNIA BISNIS

Nama :   Ayidul Ahmad B
Npm :     11214862
Kelas :     4EA40

I.  Peranan Komunikasi dalam Bisnis
     Keberhasilan komunikasi di dalam suatu organisasi akan ditentukan oleh kesamaan pemahaman antar orang yang terlibat dalam kegiatan komunikasi. Kesamaan pemahaman ini dipengaruhi oleh kejelasan pesan, cara penyampaian pesan, perilaku komunikasi, dan situasi komunikasi. Komunikasi organisasi biasanya menggunakan kombinasi cara berkomunikasi (lisan, tertulis dan tayangan) yang memungkinkan terjadinya penyerapan informasi dengan lebih mudah dan jelas.
       Secara empiris, pemahaman orang perihal sesuatu hal akan lebih mudah diserap dan dipahami jika sesuatu tersebut diperlihatkan dibandingkan hanya diperdengarkan atau dibacakan. Dan akan lebih baik lagi hasilnya jika sesuatu yang dikomunikasikan tersebut, selain diperlihatkan juga sekaligus dipraktikkan.
       Hasil studi tentang perilaku bisnis di kalangan esekutif menunjukan fakta bahwa kemampuan berkomunikasi merupakan unsur pokok diantara berbagai factor personal yang diperlukan untuk memperomosikan menejemen organisasi atau mengatasi konflik menejemen (Boove and Thill,2002). Dengan kata lain, kemampuan berkomunikasi efektif sekaligus juga merupakan salah satu ciri mutu SDM karyawan. Istilahnya,komunikasi efektif dalam suatu organisasi dapat diumpamakan seperti darah dalam tubuh dank unci kesuksesan.
        Keberhasilan komunikasi bisnis juga sangat ditentukan oleh adanya efektivitas dalam komunikasi bisnis. Efektivitas komunikasi bisnis, seperti halnya jenis komunikasi lainnya ditentukan beberapa hal :
1.   Presepsi
        Komunikasi harus dapat memprediksi apakah pesan yang disampaikan dapat diterima komunikan.
2.   Keberhasilan Teknologi Informasi dan Komunikasi
        Salah satu factor keberhasilan komunikasi bisnis dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yaitu adanya proses integrase informasi menyangkut ketersediaan komunikasi data yang tepat guna. Ini mencakup beberapa faktor antara lain :
   a. Cakupan (range) produksi jasa komunikasi data yang memiliki. 
       Dengan adanya hirarki, jenis, dan besar kecilnya manufaktur mempunyai perbedaan karakteristik system informasi yang dibutuhkan sehingga diperlukan jenis layanan komunikasi yang berbeda pula. 
   b. Converage. 
       Diperlukan provider yang dapat menyediakan layanan di lokasi manapun mengigat lokasi manufacture yang menyebar dan terkadang di daerah yang terpencil (rural area). 
   c. Unjuk kerja (performansi). 
       Performansi yang tinggi merupakan syarat utama agar komunikasi selalu dapat dilakukan. 
   d. Biaya. 
       Factor biaya menjadi salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan agar efisiensi tetap dapat ditingkatkan.
II.   Tujuan dari Komunikasi dalam Bisnis
1. Tujuan Komunikasi Bisnis Secara Umum
    Komunikasi Bisnis bertujuan untuk mendukung tujuan bisnis agar lebih efektif dan efisien dalam rangka memperbaiki pengelolaan bisnis.
2. Tujuan Komunikasi Bisnis Secara Khusus
     Komunikasi Bisnis bertujuan untuk menciptakan interaksi atau hubungan di dalam perusahaan dengan konsumen, perusahaan dengan lembaga pemerintah, sesame dunia usaha, serta dengan lingkungan sehingga tercipta hubungan yang harmonis yang ditandai oleh tercapainya tujuan bisnis juga semakin meningkatnya pertumbuhan bisnis.

III.   Umpan Balik dan Bentuk-Bentuknya
Dalam melakukan komunikasi bisnis, terdapat 2 manfaat secara umum yang dapat diperoleh yaitu :
1.   Manfaat Eksternal
      Komunikasi bisnis dengan pihak ketiga yang efektif membawa dampak positif dalam keberhasilan usaha bisnis dan upaya membangun citra perusahaan di mata masyarakat. Contohnya: laporan, brosur dan presentasi bisnis yang disusun secara professional dapat meningkatkan citra perusahan.
Komunikasi bisnis yang tidak efektif yaitu sangat mahal biayanya, menurunkan cita perusahaan, memboroskan jam kerja dan menjauhkan pelanggan.
2.   Manfaat Internal
      Kemampuan berkomunikasi secara efektif menunjang karir eksekutif perusahaan.
Delapan hal yang menjadi perimbangan mempromosikan jenjang karir eksekutif :
      a). kemampuan bekerja keras
      b). kemampuan manajemen
      c). kepercayaan diri
      d). kemampuan mengambil keputusan yang sehat
      e). latar belakang akademis
      f). mempunyai ambisi untuk maju
      g). kemampuan berkomunikasi secara efektif
      h). Berpenampilan menarik

IV.  Kesalahpahaman Dalam Komunikasi
       Kesalahpahaman merupakan fenomena komunikasi yang tak jarang terjadi. Bahkan disebut kejadian normal. Sering disebut akibat dari adanya disortasi informasi. Terjadi penyimpangan penafsiran antara yang dimaksud pengirim dan dinterpretasikan sang penerima pesan. Beberapa contoh kesalahpahaman antara lain adalah dalam menanggapi poin-poin penting suatu rapat; karyawan yang kurang memahami uraian pekerjaan dan tanggung jawabnya; ketidaktahuan dalam menindak lanjuti instruksi, surat-surat dan penggumuman; kesalahan dalam menanggapi gagasan pimpinan dan rekan kerja; dan kesalaha pahaman dalam teknik atau cara berkomunikasi dengan baik.
        Faktor-faktor yang mempengaruhi kesalahpahaman khususnya karena faktor komunikasi adalah
    1. Kondisi pelaku komunikasi seperti tingkat pendidikan, pengetahuan tentang kerja dan kondisi fisik 
    2. Isi pesan seperti kejelasan, dan isi kalimat 
    3. Media seperti jumlah dalam mutu fasilitas
    4. Kebisingan dalam hal fisik dan psikologi lingkungan kerja 
    5. Bahasa tubuh seperti dalam hal cara tutur kata, dan gerak tubuh.
        Semakin tinggi standar elemen-elemen tersebut diterapkan maka kemungkinanya terjadi disortasi informasi dan kesalahpahaman semakin rendah.

V.  Memperbaiki Komunikasi Dalam Organisasi
      Komunikasi efektif sangat berpengaruh dalam mengatasi hambatan yang dihadapi dalam berkomunikasi. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan untuk memperbaiki komunikasi :
1.  Membuat suatu pesan lebih berhati-hati
     Perhatikan tujuan berkomunikasi dan para penerima pesan. Katakana apa yang dikehendaki oleh mereka, gunakan Bahasa yang jelas, sederhana, mudah dipahami, jelaskan poin-poin penting, dan tekankan serta telaah ulang poin-poin yang penting.
2.  Minimisasi gangguan dalam proses komunikasi
     Jika suatu pesan disampaikan secara lisan, perhatikan bagaimna lokasi atau tempat penyampaian pesan yang nyaman, tenang, akustik/sound system yang baik, tempat duduk yang teratur, ruangan sejuk, dsb. Jangan sampai ada gangguan disaat penyampaian pesan.3.  Mempermudah upaya umpan balik antara si pengirim dan si penerima pesan.

     Beberapa hal untuk mengatasi hambatan komunikasi bisnis:

a.         Mendorong iklim komunikasi terbuka, mendorong masukan dan umpan balik dari karyawan.b.        Menyederhanakan struktur organisasi, mengurangi layer, informasi lebih cepat.b.        Menyederhanakan struktur organisasi, mengurangi layer, informasi lebih cepat.c.         Mempromosikan komunikasi horizontal, meningkatkan moral, menambah ide-ide.

d.        Membuat pusat isu, karyawan bisa mengkonfirmasi isu yang berkembang.

e.         Membuat saluran formal seperti newsletter untuk memuat berita/informasi perusahaan.