Minggu, 08 Oktober 2017

Peranan Komunikasi Dalam Dunia Bisnis

PERANAN KOMUNIKASI DALAM DUNIA BISNIS

Nama :   Ayidul Ahmad B
Npm :     11214862
Kelas :     4EA40

I.  Peranan Komunikasi dalam Bisnis
     Keberhasilan komunikasi di dalam suatu organisasi akan ditentukan oleh kesamaan pemahaman antar orang yang terlibat dalam kegiatan komunikasi. Kesamaan pemahaman ini dipengaruhi oleh kejelasan pesan, cara penyampaian pesan, perilaku komunikasi, dan situasi komunikasi. Komunikasi organisasi biasanya menggunakan kombinasi cara berkomunikasi (lisan, tertulis dan tayangan) yang memungkinkan terjadinya penyerapan informasi dengan lebih mudah dan jelas.
       Secara empiris, pemahaman orang perihal sesuatu hal akan lebih mudah diserap dan dipahami jika sesuatu tersebut diperlihatkan dibandingkan hanya diperdengarkan atau dibacakan. Dan akan lebih baik lagi hasilnya jika sesuatu yang dikomunikasikan tersebut, selain diperlihatkan juga sekaligus dipraktikkan.
       Hasil studi tentang perilaku bisnis di kalangan esekutif menunjukan fakta bahwa kemampuan berkomunikasi merupakan unsur pokok diantara berbagai factor personal yang diperlukan untuk memperomosikan menejemen organisasi atau mengatasi konflik menejemen (Boove and Thill,2002). Dengan kata lain, kemampuan berkomunikasi efektif sekaligus juga merupakan salah satu ciri mutu SDM karyawan. Istilahnya,komunikasi efektif dalam suatu organisasi dapat diumpamakan seperti darah dalam tubuh dank unci kesuksesan.
        Keberhasilan komunikasi bisnis juga sangat ditentukan oleh adanya efektivitas dalam komunikasi bisnis. Efektivitas komunikasi bisnis, seperti halnya jenis komunikasi lainnya ditentukan beberapa hal :
1.   Presepsi
        Komunikasi harus dapat memprediksi apakah pesan yang disampaikan dapat diterima komunikan.
2.   Keberhasilan Teknologi Informasi dan Komunikasi
        Salah satu factor keberhasilan komunikasi bisnis dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yaitu adanya proses integrase informasi menyangkut ketersediaan komunikasi data yang tepat guna. Ini mencakup beberapa faktor antara lain :
   a. Cakupan (range) produksi jasa komunikasi data yang memiliki. 
       Dengan adanya hirarki, jenis, dan besar kecilnya manufaktur mempunyai perbedaan karakteristik system informasi yang dibutuhkan sehingga diperlukan jenis layanan komunikasi yang berbeda pula. 
   b. Converage. 
       Diperlukan provider yang dapat menyediakan layanan di lokasi manapun mengigat lokasi manufacture yang menyebar dan terkadang di daerah yang terpencil (rural area). 
   c. Unjuk kerja (performansi). 
       Performansi yang tinggi merupakan syarat utama agar komunikasi selalu dapat dilakukan. 
   d. Biaya. 
       Factor biaya menjadi salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan agar efisiensi tetap dapat ditingkatkan.
II.   Tujuan dari Komunikasi dalam Bisnis
1. Tujuan Komunikasi Bisnis Secara Umum
    Komunikasi Bisnis bertujuan untuk mendukung tujuan bisnis agar lebih efektif dan efisien dalam rangka memperbaiki pengelolaan bisnis.
2. Tujuan Komunikasi Bisnis Secara Khusus
     Komunikasi Bisnis bertujuan untuk menciptakan interaksi atau hubungan di dalam perusahaan dengan konsumen, perusahaan dengan lembaga pemerintah, sesame dunia usaha, serta dengan lingkungan sehingga tercipta hubungan yang harmonis yang ditandai oleh tercapainya tujuan bisnis juga semakin meningkatnya pertumbuhan bisnis.

III.   Umpan Balik dan Bentuk-Bentuknya
Dalam melakukan komunikasi bisnis, terdapat 2 manfaat secara umum yang dapat diperoleh yaitu :
1.   Manfaat Eksternal
      Komunikasi bisnis dengan pihak ketiga yang efektif membawa dampak positif dalam keberhasilan usaha bisnis dan upaya membangun citra perusahaan di mata masyarakat. Contohnya: laporan, brosur dan presentasi bisnis yang disusun secara professional dapat meningkatkan citra perusahan.
Komunikasi bisnis yang tidak efektif yaitu sangat mahal biayanya, menurunkan cita perusahaan, memboroskan jam kerja dan menjauhkan pelanggan.
2.   Manfaat Internal
      Kemampuan berkomunikasi secara efektif menunjang karir eksekutif perusahaan.
Delapan hal yang menjadi perimbangan mempromosikan jenjang karir eksekutif :
      a). kemampuan bekerja keras
      b). kemampuan manajemen
      c). kepercayaan diri
      d). kemampuan mengambil keputusan yang sehat
      e). latar belakang akademis
      f). mempunyai ambisi untuk maju
      g). kemampuan berkomunikasi secara efektif
      h). Berpenampilan menarik

IV.  Kesalahpahaman Dalam Komunikasi
       Kesalahpahaman merupakan fenomena komunikasi yang tak jarang terjadi. Bahkan disebut kejadian normal. Sering disebut akibat dari adanya disortasi informasi. Terjadi penyimpangan penafsiran antara yang dimaksud pengirim dan dinterpretasikan sang penerima pesan. Beberapa contoh kesalahpahaman antara lain adalah dalam menanggapi poin-poin penting suatu rapat; karyawan yang kurang memahami uraian pekerjaan dan tanggung jawabnya; ketidaktahuan dalam menindak lanjuti instruksi, surat-surat dan penggumuman; kesalahan dalam menanggapi gagasan pimpinan dan rekan kerja; dan kesalaha pahaman dalam teknik atau cara berkomunikasi dengan baik.
        Faktor-faktor yang mempengaruhi kesalahpahaman khususnya karena faktor komunikasi adalah
    1. Kondisi pelaku komunikasi seperti tingkat pendidikan, pengetahuan tentang kerja dan kondisi fisik 
    2. Isi pesan seperti kejelasan, dan isi kalimat 
    3. Media seperti jumlah dalam mutu fasilitas
    4. Kebisingan dalam hal fisik dan psikologi lingkungan kerja 
    5. Bahasa tubuh seperti dalam hal cara tutur kata, dan gerak tubuh.
        Semakin tinggi standar elemen-elemen tersebut diterapkan maka kemungkinanya terjadi disortasi informasi dan kesalahpahaman semakin rendah.

V.  Memperbaiki Komunikasi Dalam Organisasi
      Komunikasi efektif sangat berpengaruh dalam mengatasi hambatan yang dihadapi dalam berkomunikasi. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan untuk memperbaiki komunikasi :
1.  Membuat suatu pesan lebih berhati-hati
     Perhatikan tujuan berkomunikasi dan para penerima pesan. Katakana apa yang dikehendaki oleh mereka, gunakan Bahasa yang jelas, sederhana, mudah dipahami, jelaskan poin-poin penting, dan tekankan serta telaah ulang poin-poin yang penting.
2.  Minimisasi gangguan dalam proses komunikasi
     Jika suatu pesan disampaikan secara lisan, perhatikan bagaimna lokasi atau tempat penyampaian pesan yang nyaman, tenang, akustik/sound system yang baik, tempat duduk yang teratur, ruangan sejuk, dsb. Jangan sampai ada gangguan disaat penyampaian pesan.3.  Mempermudah upaya umpan balik antara si pengirim dan si penerima pesan.

     Beberapa hal untuk mengatasi hambatan komunikasi bisnis:

a.         Mendorong iklim komunikasi terbuka, mendorong masukan dan umpan balik dari karyawan.b.        Menyederhanakan struktur organisasi, mengurangi layer, informasi lebih cepat.b.        Menyederhanakan struktur organisasi, mengurangi layer, informasi lebih cepat.c.         Mempromosikan komunikasi horizontal, meningkatkan moral, menambah ide-ide.

d.        Membuat pusat isu, karyawan bisa mengkonfirmasi isu yang berkembang.

e.         Membuat saluran formal seperti newsletter untuk memuat berita/informasi perusahaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar